PETUNJUK TEKNIS KADER PEMBANGUNAN MANUSIA

 PETUNJUK TEKNIS KADER PEMBANGUNAN MANUSIA


Salah satu upaya untuk memastikan bahwa Dana Desa diprioritaskan untuk pencegahan stunting, dilakukan melalui fasilitasi konvergensi pencegahan stunting di Desa. Fasilitasi konvergensi dimaksud berupa pendampingan kepada Pemerintahan Desa dan masyarakat Desa untuk mengarahkan pilihan penggunaan Dana Desa kepada kegiatan-kegiatan pembangunan Desa yang berdampak langsung pada percepatan pencegahan stunting yang dikelola secara terpadu dengan sumber-sumber pembiayaan pembangunan lainnya. 

Pendampingan dalam pencegahan stunting di Desa dilakukan oleh tenaga pendamping masyarakat Desa dan Kader Pembangunan Manusia (KPM). Namun demikian kegiatan pendampingan dimaksud juga dimungkinkan dilakukan oleh berbagai pegiat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa. Untuk mempermudah kerja KPM dalam konvergensi pencegahan stunting di Desa, maka ditetapkan Pedoman Umum Kader Pembangunan Manusia. 

Maksud dari penyusunan Pedoman Umum Kader Pembangunan Manusia adalah : 

1) Sebagai kewajibannya;  pedoman bagi KPM dalam menjalankan tugas dan 

2) Sebagai dasar pengaturan bagi pemerintah Desa dalam melakukan pembentukan dan pengelolaan KPM di Desa; 

3) Sebagai pembentukan dan pengelolaan KPM oleh pemerintah Desa; dan  acuan bagi pemerintah daerah dalam memfasilitasi 

4) Sebagai pedoman bagi para pendamping masyarakat Desa, para penggiat pemberdaya masyarakat Desa, untuk mendukung KPM dalam bekerja mempercepat konvergensi pencegahan stunting di Desa.  

Tujuan khusus dari pedoman ini adalah sebagai berikut :

1) Membentuk KPM pada setiap Desa di kabupaten/kota lokasi prioritas pencegahan stunting; 

2) Meningkatkan kapasitas KPM melalui beragam kegiatan pelatihan dan pembelajaran; dan 

3) Mengelola kinerja KPM dalam memfasilitasi konvergensi pencegahan stunting di Desa utamanya melalui pemantauan sasaran rumah tangga 1.000 HPK.  


Selengkapnya dapat didownload pada materi berikut

Pedoman Umum KPM

Materi KPM